Showing posts with label AMALAN. Show all posts
Showing posts with label AMALAN. Show all posts

Sunday, 17 December 2017

6 Tren untuk Dekorasi Kamar Mandi Kecil Anda

6 Tren untuk Dekorasi Kamar Mandi Kecil Anda

Jika Anda memiliki kamar mandi kecil, Anda pasti tahu bahwa sehingga terlihat luas dan trendi dapat cukup tugas. Meskipun itu adalah salah satu yang menantang, sangatlah mungkin. Tahun ini, Anda tidak perlu bermimpi bahwa kamar mandi luas Anda selalu merindukan. Sebaliknya, Anda dapat membuat sebagian besar apa yang Anda miliki. Semua yang Anda butuhkan untuk membuat perubahan yang sangat dibutuhkan adalah ide-ide dekorasi lucu. 

Mengecat pekerjaan 

Semuanya dimulai dengan memberikan dinding kamar mandi mantel baru. Anda selalu bisa mendapatkan keuntungan dari warna yang berbeda berdaun hijau adalah pilihan yang baik untuk kamar mandi kecil. Selain membuat mereka tampak lebih besar, itu juga menetapkan dalam ceria. Putih terang juga telah besar dengan model kamar mandi tersebut. Intinya adalah; menjadi pemilih ketika datang ke warna karena tidak setiap rona sangat bagus untuk kamar mandi kecil. 

Jelajahi potongan aksen

Banyak orang hanya gagal untuk mengenali kekuatan aksen dekorasi. Luangkan waktu Anda untuk mempertimbangkan penempatan dan warna dekorasi ini. Jika dilakukan dengan serius, siapa pun melangkah di dalam kamar mandi Anda akan terpana oleh keindahan bukan berpikir tentang ukuran. 

Waktu untuk memikirkan kembali pencahayaan 

Kebanyakan orang cenderung mengabaikan kekuatan pencahayaan yang ideal di sebuah ruangan kecil. Kamar mandi adalah di mana Anda menghabiskan beberapa menit di pagi hari, bersiap-siap untuk hari besar ke depan. Membuat setiap hitungan menit dengan membawa perlengkapan pencahayaan yang tepat dan gaya. Pilih perlengkapan yang tidak hanya menyediakan penerangan yang cukup tetapi juga menambah keanggunan ke ruang kamar mandi kecil. 

Pilih titik fokus yang ideal

Salah satu cara menggeser perhatian orang dari ukuran tampilan kamar mandi Anda adalah dengan memilih untuk focal point yang ideal Anda dapat dengan mudah membangun sekitar. Apa pun yang Anda memilih untuk harus bergantung pada preferensi Anda. Di masa lalu, banyak pemilik rumah memilih untuk cermin dan potongan karya seni yang dipilih dengan hati-hati. Pikirkan apa permen mata yang indah dapat Anda lakukan untuk kamar mandi kecil Anda. Anda akan terlalu sibuk mengagumi keindahan memikirkan ruang terbatas. Caranya terletak dalam memilih tempat yang sempurna yang akan menarik perhatian sejak awal. 

Pertimbangkan lantai dramatis

Terlepas dari dinding, Anda dapat menarik diri perhatian yang tidak perlu pada ukuran kamar mandi Anda dengan berinvestasi dalam desain genteng dramatis. Terlepas dari selera dan preferensi, selalu ada desain yang akan membuat Anda merasa seperti tinggal di kamar mandi lagi. Cukup berani untuk membawa lantai keramik besar di dalam kamar mandi kecil Anda. 

Mengadopsi bunga cat mural 

besar lukisan datang dalam berbagai warna dan desain. Ide menggabungkan stensil pernyataan untuk dinding kamar mandi kecil Anda adalah sesuatu yang layak merangkul. Memperkenalkan nafas segar ke kamar mandi Anda dengan membawa cat mural bunga. Jika Anda tidak yakin membawa keluar sempurna, jangan ragu melibatkan seorang profesional.

Sebuah kamar mandi kecil tidak harus berarti ruang kusam. Anda dapat membuat sebagian besar ruang kamar mandi Anda dengan menjadi kreatif dengan apa yang Anda inginkan. Yang Anda butuhkan adalah kolam trik dari pemenang penghargaan desainer kamar mandi.

Wednesday, 13 December 2017

Tide Reviews

Tide Reviews

When it comes to Laundry Detergents, I must say that after trying many different laundry detergents, that nothing can compare to Tide Products. Whether you’re a mom raising 2 children, or a starving college student like myself, Tide gets it done! I rash very easily and after trying many other laundry detergents out there, I must say Tide is the only one that works. Tide can be more expensive than other brands, but Tide Products is by far the best detergent out there. One way I’ve learned to save money on Tide Products is not to fill the detergent tray to maximum. This is a common mistake that many like myself have made, but it’s a simple fix to get more money out of Tide Products. 
Nothing is worse than having to remove stains from your clothes, especially your favorite T-shirt! The Proctor & Gamble company has come up with effective ways to more easily remove stains. Try these steps below!
Stain Removal Tips
Different stains can require different removal processes. The good news is that most stain removal procedures are similar, except when it comes to pretreating. Follow these tips on how to get stains out of your favorites, no matter the cause:
1. Remove the excess stain. Use a paper towel, a fork or a brush to get rid of as much of the stain as possible on the garment. This particularly applies in cases of dried-in stains.
2. Pretreat stains. Here it’s important to know the type of stain you are dealing with, because each requires a different pretreatment method:
Treat enzymatic stains with liquid detergent and Tide’s unique Zap Cap, the detergent bottle cap with special stain-removing bristles. 
Presoak grease stains with liquid detergent in warm water.
Rinse garments affected by body-soil stains under cold water.
Presoak and wash bleachable stains with powder detergent.
Presoak clay or dirt stains in cold water with liquid detergent.
3. If you pretreat with a cap, then make sure you cover the stain with liquid detergent, rub the cap’s bristles vertically, horizontally and in circular, gentle motions for better stain penetration.
4. Add detergent according to the product labels and the load size.
5. Wash your garments according to the instructions given by the fabric-care label.

Personally, I like using Tide Pods versus the traditional detergent because it already uses the right amount of detergent to wash clothes without you having to pour liquid into the detergent tray, and this in effect can also save more money with less uses of detergent. Many people aren’t aware that even Tide Samples are also just a click away so that you can try it for yourself first before buying. Use Tide Detergent, that’s all I can say! Get your Tide Samples today! https://tinyurl.com/TideReviews
When it comes to Laundry Detergents, I must say that after trying many different laundry detergents, that nothing can compare to Tide Products. Whether you’re a mom raising 2 children, or a starving college student like myself, Tide gets it done! I rash very easily and after trying many other laundry detergents out there, I must say Tide is the only one that works.

What Are Varicose Veins, How Do They Happen and What Treatment Options Are Available?

What Are Varicose Veins, How Do They Happen and What Treatment Options Are Available?

What are varicose veins?
Varicose veins are enlarged veins that can be found anywhere on your body, but mainly on the legs and feet, because of the increase of pressure your body puts on them. Varicose veins can be very painful causing discomfort for those that are suffering from them. And sometimes the varicose veins may even lead to more serious health problems. 

What causes varicose veins? 
Let's start off with discussing what veins do for our body. Veins and arteries work together to circulate blood throughout our bodies. The arteries carry blood from the heart to the tissues, while the veins return blood to your heart. To return blood to your heart, the veins in your legs have to work against gravity. The muscle contractions in the legs act as a pump along with the elastic vein walls and valves to help return the blood. So, what factors may cause the veins and all their parts to properly not work? 

Age- The risk for varicose veins increases with age. Aging can cause wear and tear on the valves, which can result in the blood flowing back down into your veins, collecting instead of flowing up. 

Pregnancy- When you are pregnant, the amount of blood in your body increases, but decreases the flow of your blood from your legs to your pelvis. This circulatory change is designed to help the growing fetus but can result in varicose veins. 

Family History-Just like other health issues, family history can play a role in why you have varicose veins.

Obesity- Being overweight and bearing that weight on your legs can add unwanted pressure on the veins causing them to struggle with circulating the blood flow back up to the heart. If this is the case, your veins will become enlarged forming varicose veins. 

Standing or sitting for too long- To increase blood flow, it's best if you do not stand or sit in the same position for too long. Try to move and bend your legs as often as you can, when you know that you will be sitting or standing for long period. 

What treatment options are available?
Luckily there are treatment options for varicose veins! Here are the treatments. 

Spider & Varicose Vein Treatment – Sclerotherapy: Sclerotherapy is a non-surgical office procedure that can treat most diseased surface veins. Medication is injected into a vein using special needles and syringes. 
Surface Varicose Vein Treatment – Ambulatory Phlebectomy: An ambulatory phlebectomy is a minimally invasive procedure that removes large surface varicose veins. After local anesthesia, the diseased veins are pulled up and delicately removed through very small punctures that do not require stitches. 

An End to Outdated Vein Stripping Techniques – The VNUS Closure Procedure: Using ultrasound; a Closure catheter is positioned into the diseased vein, through a small opening in the skin. The tiny catheter delivers radiofrequency (RF) energy to the vein wall. As the RF energy is delivered and the catheter is withdrawn, the vein wall is heated, causing the collagen in the wall to shrink and the vein to close.

Wednesday, 22 November 2017

Makalah Biologi- Biokimia 2017

Biokimia Dulu biokimia dipandang sebagai ilmu fisiologi, kesehatan/pengobatan dan ilmu kimia organik. Semenjak tahun 1980-an Biokimia berkembang dengan pesatnya berkat perkembangan ilmu lain yang mampu menciptakan alat-alat analitik/penera yang sangat peka yang menghasilkan bahan-bahan pelacak isotofik sehingga
memungkinkan para ahli untuk lebih mendalami dan dapat menerangkan fenomena-fenomena biologi.

Tujuan tersebut di atas rupa-rupanya sulit untuk dicapai. Tetapi jika ingin dituju adalah ciri hidup dari jasad hidup maka mungkin banyak yang dapat dilakukan oleh para ahli dalam ilmu biokimia ini.

 Berdasarkan beberapa pendapat bahwa ilmu biokimia banyak dimanfaatkan oleh para ahli dimana-mana sampai sekarang ini. Bahkan dewasa ini dijadikan sebagai ilmu terapan di berbagai unversitas.

B.    Tujuan

Berdasarkan latar di atas dapat diketahui bahwa tujuan penyusunan makalah ini adalah :
Untuk mengetahuai bagaimana proses penerapan ilmu biokimia
Untuk memahami energi biokimia, reaksi redoks dan fotosintesis


BAB II
PEMBAHASAN


A.    Lingkup Biokimia

Dulu biokimia dipandang sebagai ilmu fisiologi, kesehatan/pengobatan dan ilmu kimia organik. Semenjak tahun 1980-an Biokimia berkembang dengan pesatnya berkat perkembangan ilmu lain yang mampu menciptakan alat-alat analitik/penera yang sangat peka yang menghasilkan bahan-bahan pelacak isotofik sehingga memungkinkan para ahli untuk lebih mendalami dan dapat menerangkan fenomena-fenomena biologi.

Ada tiga perkembangan yang menyebabkan biokimia diakui sebagai ilmu yang berdiri sendiri dan bukan lagi merupakan cabang ilmu lain :

Pengakuan atas sistem multi ensim yang bertindak sebagai katalitis pada jalus metabolisme.
Bahwa selama proses metabolisme terjadi perpindahan energi dalam sel hidup.
Bahwa sifat turun menurun merupakan suatu proses biologi yang dapat diterangkan secara molekuler.

Tujuan biokimia yang mendasar yaitu : menentukan apakah kumpulan molekul/senyawa yang terdapat dalam jasad hidup setelah saling mengadakan interaksi dapat membentuk, memelihara dan mempertahankan status hidupnya, masih harus dibuktikan.

Tujuan tersebut di atas rupa-rupanya sulit untuk dicapai. Tetapi jika ingin dituju adalah ciri hidup dari jasad hidup maka mungkin banyak yang dapat dilakukan oleh para ahli dalam ilmu biokimia ini.


B.    Ciri Hidup

Menurut para ahli ada sekurang-kurangnya ada 3 ciri hidup biokimia bahwa sel hidup terdiri dari :

Sangat terorganisasi dan sangat kompleks; tiap komponen mempunyai fungsi yang sangat spesifik,
Makna terorganisasi dan mengorganisasi sendiri ialah bahwa antar organ/kesatuan aktivitas terkecil bahwa senyawa yang menyusun jasad hidup,m mempunyai fungsi khusus dan bersama-sama melaksanakan tugasnya

Mempunyai kemampuan untuk mengekstrak energi dari sekelilingnya
Bahwa jasad hidup mempunyai kemampuan untuk mengekstrak energi dari sekelilingnya dan mengubah bentuk energi yang diekstrakannya ke bentuk lain Misalnya  energi solar (energi matahari) oleh tumbuhan diubah menjadi energi kimia yang disimpannya dalam bentuk hasil tumbuhan ini.

Dapat menurunkan sifat atau dapat mereflikasi dirinya sendiri dengan tepat.

C.    Energi Biokimia dan Siklus ATP

Salah satu ciri hidup yang dapat di identifikasi dari sel atau jasad hidup ialah kemampuannya untuk dapat mengekstraksi energi dari sekelilingnya. Energi yang didasari dari lingkungannya itu diubah dan di simpan dalam Adenosin Tri-Fosfat

1.    Adenosin Tri-Fosfat

Adenosin Tri-Fosfat adalah senyawa yang termasuk dalam senyawa monokleotida, yaitu salah satu monumer dalam asam nukleat.

Senyawa ini untuk pertama kali dikemukakan oleh C.Frike dan Y.Subbarow di Amerika Serikat dan Lohmann di Jerman pada tahun 1929. Waerberg dan W. Meyerhof dinyatakan bahwa senyawa tersebut dinyatakan bahwa senyawa proses pemecahan anerobik glukosa menjadi asam laktat dan dalam jaringan otot.

H. Clackar (Denmark) dan V. Belitzus (Uni Soviet) dapat membuktikan ATP juga timbul dari ADP dalam suatu proses yang dinamakan fosforilasi oksidatif.
Englhardt dan M.N. Lyubimova menjelaskan bahwa ATP dihidrolisis menjadi ADP oleh miosin dlam suatu proses yang membentuk energi.

2.    Energi Bebas

Bgian dari bahan makanan yang dapat diunakan untuk melakukan kerja seperti biosentesis (kerja kimia), teransepor akip(kerja kosmatik), konteraksi muskular (kerja mekanik) dan lain-lainnya di sebut energi bekas, yang di singkat dengan F (free) atau G = Gibss. Dalam ilmu biokimia energi bebas diripnisikan: bagian dari energia suatu sistem yang dapat di gunakan untuk melakukan kerja pada  suhu, tekanan, dan volume tetap.

Bila suatu sistem perbahan dari suatu kelainan keadaan maka terjadilahperubahan energi bebas yang akan mencapai minimum apa bila sistem tersebut mencapai keseimbangannya.

3.    Reaksi Reduksi- Oksidasi (Redoks) (delta)Fo’

Dalam biokimia banyak dijumpai reaksi dan redoksi. Kedua proses itu sebenarnya tidak dapat dipisakan satu sama lain. Kalau dalam satu sistem atau suatu proses ada senyawa yang dioksidasi maka sebaliknya tentu ada senyawa yang terreduksi . oleh karna itu maka proses itu diberi nama reduksi- oksidasi atau sering disebut redoks.peroses itu merupakan teranseper elekrtron, atau kedua-duanya. Pada perteraseper itu terjadi perubahan energi bebas yang dapat di ukur besarnya dengan menggunakan persamaan: 



Makalah Biologi- Biokimia 2017







Untuk mengetahuai besarnya perubahan redoks suatu sistem maka dipergunakan sebuah pengukur. Pengukur yang maksud pada umumnya ialah elektroda H, yang potensial redoksnya secara potensi disepakai = 0,0 vol.

D.    LIPIDA

1.    Fungsi

Lifida mempunyai beberapa fungsi diantaranya adalah :
Komponen struktural memberan
Sumber energi
Lapisan pelindung
Vitamin dan hormon

2.    Klasifikasi dan Tanaman

Pada umumnya klasifikasi lifida di dasarkan atas kerangka dasarnya dan dibedakan menjadi lifida kompleks dan lifida sederhana. Golongan pertama dapat dihidrolisis sedangkan golongan kedua tidak dapat dihidrolisis.

3.    Lifida Kompleks

Lifida kompleks dibagi menjadi :

a.    Triasil kliserol
Nama lain untuk golongan senyawa ini adalah lemak netral dan triklesirida.

b.    Fosfolifidia
Nama lain golongan senyawa ini ialah fosfogliserita atau gliserul fosfatida.

c.    Sfigolifida dan glikosfingolifida
Senyawa ini berkerangka dasar spigosin atau basah yang sejenis, dan terdapat dalam memberan sel hewan dan sel otak.

d.    Lilin
Lilin adalah senyawa yang berbentuk ester asam lemak dengan alkohol bukan glirserol.

4.    Lifida sederhana

Lifida yang dibicara diatas semuanya dapat dihidrolisis dengan alkali dalam keadaan panas. Yang selanjutnya menghasilkan sabun. Ada golongan lifida lain yang tidak dapat diubah menjadi sabun senyawa ini termasuk stroida dan terpena.

E.    Fotosintesis

1.    Energi cahaya dan sistem hidup

Kita dapat membayangkan suatu dasar radiasi cahaya yaitu paton (kuanton cahaya) merupakan suatu paket gelombang radiasi elektromagnetik.
Paton termasuk bagian salah satu bekas cahaya seperti molekul bagian sejumlah suatu zat kimia.

2.    Kloroflas dan organisme fotosintesis
Fotosintesis diantarkan oleh baik prokaliot maupun eukaliot. Distribusi organisme fotosintesis termasuk : ganggang, tumbuh-tumbuhan, diatum, bakteri, fotosintesis, fotosintetik. Termasuk bakteri belerang.

3.    Reaksi fotosintesis
Reaksi fotosintesi keseluruhan bagi autotrof yang fotosintesis ialah
nH2O + nCO2 ------->    (CH2O)n + nO2
 nH2O   = Pemberi elektron
nCO2    = Penerima elektron
CH2O   = Karbohidrat
O2        = Yang dihasilkan pada fotosintesis berasal dari H2O. Disini H2O berperan sebagai pemberi elektron.

4.    Viksasi karbon : reaksi gelap
Kelvin dan Busham menemukan bahwa salah satu senyawa radioaktif yang pertama dibentuk dalam sel adalah 3- fosfog liserat, suatu hasil antara gilkolis

5.    Pengatur pertumbuhan : tumbuhan/tanaman
Tumbuhan seperti halnya hewan mempunyai fisiologi kompleks yang didalamnya terdapat hormon-hormon atau zat memainkan peranan yang sangat menentukan dalam perkembangan individu.


BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa penerapan ilmu biokimia dewasa ini sangat dirasakan dimana-mana seperti energi yang dikembangkan oleh biokimia dalam mengembangkan proses pertumbuhan ilmu keserhatan. Sedangkan beberapa aspek lain seperti lifida saat ini mempunyai fungsi : Komponen struktural memberan, Sumber energi, Lapisan pelindung, Vitamin dan hormon. Sedangkan energi yang dikembangkan oleh fotosintesis selama ini seperti Energi cahaya dan sistem hidup, Kloroflas dan organisme fotosintesis, reaksi fotosintesis

B.    Saran 

Setelah membaca beberapa referensi dan merangkai beberapa kalimat dalam sebuah makalah ini penulis dapat memberikan beberapa saran antara lain :

Kepada dosen pengajar agar tetap memberikan motivasi kepada mahasiswa sebagai peserta didik untuk mencari beberapa jenis pengetahuan lain yang terkait dengan ilmu biokimia
Sedangkan pada teman-teman agar tetap mencari beberapa alternatif dalam memecahkan sebuah pesoalan yang terkait dengan proses belajar mengajar terutama dalam bidang ilmu pengetahuan.





DAFTAR PUSTAKA


Martoharsono, Seharsono, 2006. Biokimia Jilid I,  Yogyakarta : Gaja Mada Universiti Press

Page, David, 2007. Prinsip-prinsip biokimia edisi III, Surabaya : Univeristas Erlangga

Tuesday, 21 November 2017

KEWARGANEGARAAN Makna Setiap Alinea Dalam Pembukaan UUD 1945

KEWARGANEGARAAN Makna Setiap Alinea Dalam Pembukaan UUD 1945

1.Alinea Pertama,

Dari pembukaan UUD 1945, yang berbunyi :”Bahwa kemerdekaan itu ialah hal segala bangsa, oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan perikeadilan” kalimat tersebut menunjukkan keteguhan dan kuatnya motivasi bangsa Indonesia untuk melawan penjajahan untuk merdeka, dengan demikian segala bentuk penjajahan haram hukumnya dan segera harus dienyahkan dari muka bumi ini karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusian dan keadilan.

2. Alinea Kedua,

 Yang berbunyi :”Dan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakya Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur”.

Kalimat tersebut membuktikan adanya penghargaan atas perjuangnan bangsa Indonesia selama ini dan menimbulkan kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dengan keadaan kemarin dan langkah sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Nilai-nilai yang tercermin dalam kalimat di atas adalah negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur hal ini perlu diwujudkan.


3. Alinea Ketiga,

Yang berbunyi :”atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya”.

Pernyataan ini bukan saja menengaskan lagi apa yang menjadi motivasi riil dan materil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya, tetapi juga menjadi keyakinan menjadi spritualnya, bahwa maksud dan tujuannya menyatakan kemerdekaannya atas berkah Allah Yang Maha Esa. Dengan demikian bangsa Indonesia mendambakan kehidupan yang berkesinambungan kehidupan materiil dan spritual, keseimbangan dunia dan akhirat.


4.  Alinea Keempat,

Yang berbunyi :’kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada :Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan’.

Dengan rumusan yang panjang dan padat ini pada aline keempat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ini punya makna bahwa

Negara Indonesia  mempunyai fungsi sekaligus tujuan, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia  dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,
Keharusan adanya Undang-Undang Dasar,
Adanya asas politik negara yaitu Republik yang berkedaulan rakyat, adanya asas kerohanian negara, yaitu rumusan Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pengertian Kooperatif

A.Pengertian Kooperatif

Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang didasarkan pada alasan bahwa manusia sebagai makhluk individu yang berbeda satu sama lain sehingga konsekuensi logisnya manusia harus menjadi makhluk sosial, makhluk yang berinteraksi dengan sesama (Nurhadi 2003: 60)
Pengertian Kooperatif

Abdurrahman dan Bintoro (2000) dalam Nurhadi 2003 : 61 menyatakan pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat elemen-elemen yang saling terkait. Adapun berbagai elemen dalam pembelajaran kooperatif adalah adanya 

Saling ketergantungan positif, 
Interaksi tatap muka,
Akuntabilitas individual, dan 
Keterampilan untuk menjalin hubungan antara pribadi atau keterampilan sosial yang secara sengaja diajarkan.

Roger dan David Johnson mengatakan bahwa tidak semua kerja kelompok bisa dianggap coopartive learning. Untuk mencapai hasil yang maksimal, lima unsur model pembelajaran gotong royong harus diterapkan : Pengertian Kooperatif

Saling ketergantungan positif
Tanggungjawab perseorangan 
Tatap Muka
Komunikasi antar anggota
Evaluasi proses kelompok (Anita Lie, 1999 : 30)

Model pembelajaran kooperatif sangat berbeda dengan pengajaran langsung. Di samping model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai hasil belajar akademik, model pembelajaran kooperatif juga efektif untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa (Usman, 2002 : 30).

Jadi pola belajar kelompok dengan cara kerjasama antar siswa dapat mendorong timbulnya gagasan yang lebih bermutu dan meningkatkan kreativitas siswa, pembelajaran juga dapat mempertahankan nilai sosial bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan. Ketergantungan timbal balik mereka memotivasi mereka untuk dapat bekerja lebih keras untuk keberhasilan mereka, hubungan kooperatif juga mendorong siswa untuk menghargai gagasan temannya bukan sebaliknya.
Adapun karakteristik pembelajaran kooperatif adalah :
Siswa bekerja dalam kelompok untuk menuntaskan materi belajar
Kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki keterampilan tinggi, sedang dan rendah. 
Bilamana mungkin, anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku, dan jenis kelamin yang berbeda. 
Penghargaan lebih berorientasi kelompok ketimbang individu (Ibrahim. dkk, 2000 : 6).

Tujuan penting lain dari pembelajaran kooperatif adalah untuk mengajarkan kepada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi. Keterampilan ini amat penting untuk dimiliki di dalam masyarakat di mana banyak kerja orang dewasa sebagian besar dilakukan dalam organisasi yang saling bergantungan satu sama lain dan di mana masyarakat secara budaya semakin beragam (Ibrahim, dkk, 2000 : 9).

Sedangkan menurut Linda Lungren (1994 : 120) dalam (Ibrahim, dkk. 2000 : 18) ada beberapa manfaat pembelajaran kooperatif bagi siswa dengan prestasi belajar yang rendah, yaitu: Pengertian Kooperatif
Meningkatkan pencurahan waktu pada tugas
Rasa harga diri menjadi lebih tinggi
Memperbaiki sikap terhadap IPA dan sekolah
Memperbaiki kehadiran 
Angka putus sekolah menjadi rendah
Penerimaan terhadap perbedaan individu menjadi lebih besar
Perilaku mengganggu menjadi lebih kecil
Konflik antar pribadi berkurang
Sikap apatis berkurang
Pemahaman yang lebih mendalam
Motivasi lebih besar
Hasil belajar lebih tinggi 
Retensi lebih lama
Meningkatkan kebaikan budi, kepekaan dan toleransi

Jadi, pembelajaran kooperatif mencerminkan pandangan bahwa manusia belajar dari pengalaman mereka dan partisipasi aktif dalam kelompok kecil membantu siswa belajar keterampilan sosial yang penting, sementara itu secara bersamaan mengembangkan sikap demokrasi dan keterampilan berpikir logis. Pengertian Kooperatif

Sunday, 19 November 2017

Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pengertian Ideologi - Ideologi berasal dari kata yunani yaitu iden yang berarti melihat, atau idea yang berarti raut muka, perawakan, gagasan buah pikiran dan kata logi yang berarti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran atau science des ideas (AL-Marsudi, 2001:57).

Puspowardoyo (1992 menyebutkan bahwa ideologi dapat dirumuskan sebagai komplek pengetahuan dan nilai secara keseluruhan menjadi landasan seseorang atau masyarakat untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya. Berdasarkan pemahaman yang dihayatinya seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik dan tidak baik.


Menurut pendapat Harol H. Titus. Definisi dari ideologi adalah: Aterm used for any group of ideas concerning various political and aconomic issues and social philosophies often applied to a systematic scheme of ideas held by groups or classes, artinya suatu istilah yang digunakan untuk sekelompok cita-cita mengenai bebagai macam masalah politik ekonomi filsafat sosial yang sering dilaksanakan bagi suatu rencana yang sistematis tentang suatu cita-cita yang dijalankan oleh kelompok atau lapisan masyarakat.

Bila kita terapkan rumusan ini pada Pancasila dengan definisi-definisi filsafat dapat kita simpulkan, maka Pancasila itu ialah usaha pemikiran manusia Indonesia untuk mencari kebenaran, kemudian sampai mendekati atau menanggap sebagai suatu kesanggupan yang digenggamnya seirama dengan ruang dan waktu.

Hasil pemikiran manusia yang sungguh-sungguh secara sistematis radikal itu kemuduian dituangkan dalam suatu rumusan rangkaian kalimat yang mengandung suatu pemikiran yang bermakna bulat dan utuh untuk dijadikan dasar, asas, pedoman atau norma hidup dan kehidupan bersama dalam rangka perumusan satu negara Indonesia merdeka, yang diberi nama Pancasila.

Kemudian isi rumusan filsafat yang dinami Pancasila itu kemudian diberi status atau kedudukan yang tegas dan jelas serta sistematis dan memenuhi persyaratan sebagai suatu sistem filsafat. Termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke empat maka filsafat Pancasila itu berfungsi sebagai Dasar Negara Republik Indonesia yang diterima dan didukung oleh seluruh bangsa atau warga Negara Indonesia.

Demikian isi rumusan sila-sila dari Pancasila sebagai satu rangkaian kesatuan yang bulat dan utuh merupakan dasar hukum, dasar moral, kaidah fundamental bagi peri kehidupan bernegara dan masyarakat Indonesia dari pusat sampai ke daerah-daerah

Pancasila sebagai dasar Negara, maka mengamalkan dan mengamankan Pancasila sebagai dasar Negara mempunyai sifat imperatif dan memaksa, artinya setiap warga Negara Indonesia harus tunduk dan taat kepadanya. Siapa saja yang melangggar Pancasila sebagai dasar Negara, harus ditindak menurut hukum yakni hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan kata lain pengamalan Pancasila sebagai dasar Negara disertai sanksi-sanksi hukum. Sedangkan pengamalan Pancasila sebagai weltanschuung, yaitu pelaksanaan Pancasila dalam hidup sehari-hari tidak disertai sanksi-sanksi hukum tetapi mempunyai sifat mengikat, artinya setiap manusia Indonesia terikat dengan cita-cita yang terkandung di dalamnya untuk mewujudkan dalam hidup dan kehidupanya, sepanjang tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang barlaku di Indonesia.
Jadi, jelaslah bagi kita bahwa mengamalkan dan mengamankan Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia mempunyai sifat imperatif memaksa. Sedangkan pengamalan atau pelaksanaan Pancasila sebagai pandangan hidup dalam hidup sehari-hari tidak disertai sanksi-sanksi hukum tetapi mempunyai sifat mengikat.
Pancasila sebagai filsafat bangsa dan Negara dihubungkan fungsinya sebagai dasar Negara, yang merupakan landasan idiil bangsa Indonesia dan Negara Republik Indonesia dapatlah disebut pula sebagai ideologi nasional atau ideologi Negara.

 Artinya pancasila merupakan satu ideologi yang dianut oleh Negara atau pemerintah dan rakyat Indonesia secara keseluruhan, bukan milik atau monopoli seseorang ataupun sesuatu golongan tertentu.
Sebagai filsafat atau dasar kerohanian Negara, yang meruapakn cita-cita bangsa, Pancasila harus dilaksanakan atau diamalkan, yang mewujudkan kenyataan dalam penyelenggaraan hidup kenegaraan kebangsaan dan kemasyarakatan kita.

Bila terjadi kesenjangan dalam kehidupan kenegaraan dan kemasyarakatan, kita harus kembali kepada filsafat Negara Republik Indonesia untuk mencari jalan keluarnya atau untuk meluruskan kembali.

Pancasila Sebagai Ideologi Negara


Update 10 November 2011 Pancasila Sebagai Ideologi Negara

I. Pengertian dan Fungsi Ideologi

Nama ideologi berasal dari kata ideas dan logos. Idea berarti gagasan,konsep, sedangkan logos berarti ilmu. Pengertian ideologi secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.

Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut :
Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
Oleh karena itu, mewujudkan suatu asas kerohanian, pandanagn dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.



Fungsi ideologi menurut beberapa pakar di bidangnya :
Sebagai sarana untuk memformulasikan dan mengisi kehidupan manusia secara individual. (Cahyono, 1986)
Sebagai jembatan pergeseran kendali kekuasaan dari generasi tua (founding fathers) dengan generasi muda. (Setiardja, 2001)
Sebagai kekuatan yang mampu member semangat dan motivasi individu, masyarakat, dan bangsa untuk menjalani kehidupan dalam mencapai tujuan. (Hidayat, 2001)


II. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta menjadi tujuan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia.

Berdasarkan Tap. MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR tentang P4, ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


III. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Makna dari ideologi terbuka adalah sebagai suatu sistem pemikiran terbuka.

Ciri-ciri ideologi terbuka dan ideologi tertutup adalah :

Ideologi Terbuk
merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
Bersifat dinamis dan reformis.

Ideologi Tetutup
Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
Bukan berupa nilai dan cita-cita.
Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.

Menurut Kaelan, nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah sebagai berikut
Nilai dasar, yaitu hakekat kelima sila Pancasila.
Nilai instrumental, yang merupakan arahan, kebijakan strategi, sasaran serta lembaga pelaksanaanya.
Nilai praktis, yaitu merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suatu realisasi pengamalan yang bersifat nyata, dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara.


PERTANYAAN :
Mengapa Indonesia menggunakan ideologi terbuka?
Bagaimana cara menumbuhkan kadar dan idealism yang terkandung Pancasila sehingga mampu memberikan harapan optimisme dan motivasi untuk mewujudkan cita-cita?


JAWABAN :
Karena Indonesia adalah sebuah negara dan sebuah negara memerlukan sebuah ideologi untuk menjalankan sistem pemerintahan yang ada pada negara tersebut, dan masing-masing negara berhak menentukan ideologi apa yang paling tepat untuk digunakan, dan di Indonesia yang paling tepat adalah digunakan adalah ideologi terbuka karena di Indonesia menganut sistem pemerintahan demokratis yang di dalamnya membebaskan setiap masyarakat untuk berpendapat dan melaksanakan sesuatu sesuai dengan keinginannya masing-masing. Maka dari itu, ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah yang paling tepat untuk digunakan oleh Indonesia.
Kita harus menempatkan Pancasila dalam pengertian sebagai moral, jiwa, dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia keberadaanya/lahirnya bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia. Selain itu,Pancasila juga berfungsi sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Artinya, jiwa bangsa Indonesia mempunyai arti statis dan dinamis. Jiwa ini keluar diwujudkan dalam sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia yang pada akhirnya mempunyai cirri khas. Sehingga akan muncul dengan sendirinya harapan optimisme dan motivasi yang sangat berguna dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.